Kamu Berisiko Keputihan Jika Punya Tiga Kondisi Berikut!

Resiko keputihan jika

Keputihan memang sangat mengganggu. Kondisi ini bisa disebabkan infeksi jamur atau bakteri. Infeksi jamur di vagina biasanya disebabkan oleh sejenis jamur yang disebut Candida.

Dalam kondisi normal, bakteri dan jamur hidup di vagina dan tidak menimbulkan gejala. Tetapi karena suatu kondisi tertentu, keseimbangan bakteri dan jamur menjadi tidak terganggu, di mana pertumbuhan jamur atau bakteri “jahat” menjadi berlebihan. Terjadilah infeksi di vagina dengan salah satu gejalanya keputihan.

Baca Juga: Keputihan Dapat Mengganggu Kesuburan Wanita‎

Keputihan karena infeksi jamur sangat umum terjadi. Sekitar 75 persen wanita akan mengalami keputihan akibat infeksi jamur beberapa kali sepanjang hidupnya, dan sekitar 5 persen akan mengalami infeksi jamur berulang, biasanya didefinisikan dengan empat kali infeksi setahun.

Infeksi jamur persisten paling sering terjadi pada wanita dengan kondisi kesehatan tertentu. Berikut ini tiga kondisi yang bisa menyebabkan keputihan karena infeksi jamur di vagina:

  1. Kadar gula darah yang tinggi

    Diabetes yang tidak terkontrol adalah faktor risiko infeksi jamur. Jamur itu sangat menyukai gula, sehingga kadar gula darah yang tinggi menciptakan lingkungan yang mendorong pertumbuhan jamur yang berlebih.

  2. Kehamilan dan peningkatan Estrogen

    Perubahan hormon yang terkait dengan kehamilan, khususnya peningkatan kadar estrogen, membuat seorang wanita lebih rentan mengalami keputihan akibat infeksi jamur di vagina. Selama kehamilan, kadar gula dalam cairan vagina juga meningkat dan ini sangat disukai jamur.

    Meskipun infeksi jamur selama kehamilan tidak berbahaya bagi janin, namun seringkali lebih sulit diobati. Ditambah lagi kehamilan akan melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih sulit bagi wanita untuk melawan infeksi.

  3. Daya tahan tubuh yang lemah

    Sistem kekebalan tubuh yang melemah umumnya dialami orang dengan penyakit kronis seperti diabetes, HIV, atau karena menggunakan kortikosteroid dalam jangka panjang. Ini semua meningkatkan pertumbuhan jamur penyebab keputihan.

    Untungnya, ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk mengendalikan keputihan dan infeksi jamur. Salah satunya dengan mengendalikan penyebabnya, dan merawat organ intim dengan benar. Kamu tidak perlu membersihkan vagina dengan sabun, namun boleh sesekali menggunakan cairan pembersih kewanitaan seperti Andalan Feminine Care.

Baca Juga: Jangan Terjebak Mitos Keputihan Akibat Jamur

Jika ingin tahu lebih lanjut tentang produk ini dan informasi seputar keputihan, Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya