Kapan Waktu Terbaik untuk Masturbasi?

masturbasi

Masturbasi adalah aktivitas seksual yang sehat. Dengan masturbasi, pria maupun wanita bisa mendapatkan kesenangan dan kepuasan seksual. Saat inilah hormon-hormon baik dilepaskan otak dan membuat relaks. Karena alasan tersebut, maka ada waktu terbaik untuk masturbasi. Kapan ya kira-kira, pagi atau malam hari?

Malam Hari, Waktu Terbaik untuk Masturbasi

Ternyata menurut pakar seksual, waktu terbaik untuk mastrubasi adalah di malam hari menjelang tidur. Alasannya, membantu tidur nyenyak. Pada sebagian orang, tidur nyenyak adalah tantangan yang tidak mudah. Stres pekerjaan, kelelahan, dan lingkungan yang tidak mendukung membuat tidur nyenyak tanpa hambatan adalah kemewahan.

Baca Juga: Benarkah Masturbasi Dapat Meningkatkan Imun Tubuh?

Bagi orang yang sulit tidur, ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam upaya agar mudah mengantuk. Paling popular adalah menghindari kafein menjelang malam hari, atau sedikit lebih unik adalah menggosok area khusus di belakang telinga.

Tetapi seorang dokter dan penulis beberapa buku kesehatan, dr. Jeff Foster, percaya ada solusi yang lebih sederhana bagi mereka yang merasa sulit untuk tidur di malam hari. Cukup lakukan kesenangan diri dengan masturbasi.

Yap, menurut dr. Foster, orgasme dapat memiliki efek penenang pada tubuh kita, yang sangat cocok ketika kita perlu bersantai setelah hari yang panjang.

Berbicara kepada Glamour, Foster masturbasi sama dengan hubungan seksual. Perbedaannya hanya ada pasangan seksual dan tidak. Tetapi bagi otak kita, mereka tidak peduli apakah ada pasangan saat berhubungan seks atau dilakukan seorang diri.

Aktivitas seksual yang menghasilkan orgasme, akan menyebabkan pelepasan beberapa hormon, termasuk dopamin, serotonin, oksitosin, dan prolactin. Semua hormon ini dapat membantu mengubah suasana hati dan pada gilirannya membantu meningkatkan perasaan relaksasi, kejernihan pikiran, dan kepuasan.

Aktivitas seksual, dengan atau tanpa pasangan, juga bisa memberikan efek menenangkan atau bahkan membuat kita merasa mengantuk setelah mencapai klimaks.Mengantuk setelah mencapai orgasme adalah mekanisme normal yang sengaja dirancang tubuh kita agar pulih dari aktivitas fisik aktivitas seksual atau masturbasi yang cukup menguras kalori.
Jadi, otak tidak memperhatikan bagaimana proses orgasme terjadi, melainkan hasil akhirnya.

Cara lain meningkatkan kualitas tidur

Selain relaksasi dengan masturbasi, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur. Salah satunya dengan metode pernapasan ‘4-7-8’, yang juga dikenal sebagai ‘napas santai’.

Dr Andrew Weil, seorang spesialis pengobatan integratif di University of Arizona, percaya orang dapat mudah tertidur, hanya dalam satu menit dengan menggunakan teknik ini.

Caranya: Atur posisi lidah hingga ujung lidah menyentuh jaringan di belakang gigi depan atas. Setelah itu, tarik napas dengan tenang melalui hidung hingga empat hitungan dan tahan napas selama tujuh hitungan. Langkah terakhir, hembuskan udara dengan kuat melalui mulut.

Metode ini akan membantu jika kita mengerucutkan bibir, dan membuat suara ‘wuss’ saat melakukannya. Weil merekomendasikan untuk mengulangi rutinitas ini selama empat siklus pernapasan. Boleh dicoba, dan bisa dikombinasikan dengan aktivitas yang membuat rileks seperti masturbasi tadi.

Upaya ini lebih mudah dan murah, dibandingkan mengandalkan obat-obatan untuk membantu tidur. Setidaknya kamu tidak perlu mengeluarkan biaya dan waktu. Oh ya, agar nyaman saat melakukan masturbasi, kamu bisa menggunakan properti seperti kondom dan pelumas yang aman.

Baca Juga: 5 Pertanyaan tentang Masturbasi yang Sering Diajukan

Jika ingin tahu lebih jauh mengenai informasi seputar kesehatan seksual reproduksi dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, segera hubungi Halo DKT dengan menghubungi nomor Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 dan juga link bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya