Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Saat Menggunakan Menstrual Cup

menstrual cup

Penggunaan menstrual cup memang tidak semudah menggunakan tampon apalagi pembalut biasa. Sebagai benda yang dirancang khusus untuk menampung darah menstruasi, penggunaannya sangatlah personal, tidak segeneral pembalut yang semua ukuran bisa diaplikasikan oleh banyak wanita.

Itulah sebabnya, bagi pemula butuh beberapa siklus menstruasi untuk bisa mendapatkan ukuran yang pas dan pola pemakaian yang tepat sesuai anatomi vagina masing-masing.

Baca Juga: Tujuh Tanda saatnya Kamu Beralih ke Menstrual Cup

Nah, tantangan inilah yang seringkali menjadi pemicu timbulnya beberapa kesalahan dalam menggunakan menstrual cup. Berikut sejumlah kesalahan paling sering terjadi :

  1. Terlalu cepat menyerah
    Setiap proses pencarian memang tidak mudah. Hal ini juga berlaku pada perburuan mencari menstrual cup yang benar-benar cocok dan nyaman digunakan. Kamu perlu melewatkan beberapa siklus menstruasi sebelum mendapatkan ukuran dan bentuk menstrual cup yang tepat untuk anatomi tubuhmu. Karena itu jangan cepat menyerah ya, teruslah mencari sampai dapat yang diinginkan. Ketika itu sudah terjadi, maka kamu sudah mendapatkan solusi yang tepat untuk mengatasi menstruasi setiap bulannya. Jangan cepat menyerah, sebab di pasaran menstrual cup tersedia dengan berbagai ukuran dan kenyamanan yang layak kamu dapatkan.

  2. Ukuran yang keliru
    Mencari ukuran yang pas memang cukup menantang. Kamu harus bersedia mencoba beberapa ukuran menstrual cup sebelum mendapatkan yang benar-benar tepat. Menggunakan ukuran yang keliru merupakan salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan. Padahal, ukuran yang salah bukan hanya membuat tidak nyaman melainkan juga terancam bocor hingga memicu iritasi kulit. Jadi, jangan salah ukuran ya, pastikan benar-benar pas.

  3. Tidak melipat dengan benar
    Berbagai merk menstrual cup yang ada di pasaran memiliki cara pelipatan yang tidak persis sama. Kamu mesti mencobanya beberapa kali untuk bisa melakukan lipatan yang tepat sesuai karakter menstrual cup itu sendiri. Lakukan berbagai percobaan, sampai bisa mendapatkan cara melipat menstrual cup yang cocok buat kamu. Kesalahan dalam melipat membuat menstrual cup tidak melekat erat di vagina sehingga berisiko lepas atau bocor.

  4. Terlalu dalam menempatkan
    Bagi kamu yang sudah terbiasa menggunakan tampon, sejatinya lebih mudah dalam menggunakan menstrual cup. Karena bisa menjadi patokan dalam menempatkan menstrual cup yang diletakkan lebih rendah dari penempatan tampon. Untuk kamu yang belum terbiasa, lakukan berkali-kali untuk mendapatkan posisi yang pas ya.

  5. Lupa mengosongkan
    Salah satu keutamaan menstrual cup adalah durasi penggunaannya yang lebih panjang dari pembalut biasa. Jika pembalut mesti sering diganti minimal 2 jam sekali saat sedang deras-derasnya, menstrual cup bisa digunakan bahkan hingga 12 jam. Namun, patokan durasi ini sangat tergantung dari volume darah menstruasi yang keluar. Jika terlalu banyak dan deras, kamu mesti menggantinya kurang dari 12 jam. Jadi jangan lupa segera mengosongkan cangkir jika dirasa sudah cukup penuh ya.

  6. Tidak membersihkan dengan benar
    Penggunaan yang berulang mesti diiringi dengan pembersihan secara teratur dan maksimal. Harus benar-benar bersih dan kering. Agar tidak meninggalkan sisa bakteri yang bisa mengiritasi kulit. Iritasi juga bisa dipicu oleh kesalahan memilih sabun pembersih. Pilih sabun yang tidak merusak keseimbangan pH alami vagina.

Itulah beberapa kesalahan yang sering dilakukan terkait penggunaan menstrual cup. Kesalahan ini lazim dilakukan bagi pengguna pemula yang memang belum terbiasa dengan menstrual cup. Jadi, setelah membaca artikel ini, semoga kesalahan tersebut bisa dihindari ya.

Baca Juga: Menstrual Cup bisa Dipakai Berolahraga, Nyaman dan Bebas Ribet

Bagi kamu pengguna KB jenis UID, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter untuk menggunakan menstrual cup. Kendati sebuah penelitian tahun 2012 menyebutkan tidak ada bukti ilmiah yang mengaitkan penggunaan IUD dengan menstrual cup bisa memicu menstrual cup menarik keluar IUD, atau menyebabkan volume darah menstruasi meningkat. Hal ini juga menegaskan bahwa penggunaan menstrual cup selama mengikuti aturan pemakaian yang benar tidak mengganggu IUD yang sudah lebih dulu digunakan. Jadi tak perlu khawatir ya.

Jika kamu ingin tahu lebih jauh seputar menstrual cup maupun menstruasi secara umum, kamu bisa berkonsultasi secara online dengan para pakar yang kompeten. Kamu bisa menghubungi Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya