Kiat Mengatasi Masalah Seputar Ejakulasi

masalah ejakulasi

Masalah ejakulasi beragam, ada yang terlalu cepat alias ejakulasi dini, terlalu lambat, bahkan ada pula yang ejakulasinya mundur. Beda masalah, beda pula cara mengatasinya.

Banyak orang yang berpendapat bahwa masalah ejakulasi sebenarnya lebih pada masalah pikiran dari pada fisik.

Nah, jika pria dan pasangannya tidak mempermasalahkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk ejakulasi, maka sebenarnya tidak masalah.

Baca Juga: Tips untuk Mengendalikan Ejakulasi agar Tak Cepat Klimaks

Seorang terapis seks dan penulis buku She Comes First, Ian Kerner, PhD, memberi saran jika seorang pria ragu apakah ejakulasinya bermasalah atau tidak.

Menurutnya, pria bisa merangsang dan membawa pasangannya ke ambang orgasme sebelum melakukan penetrasi. Lalu, jika dia rentan ejakulasi dini, tidak masalah karena keduanya sama-sama puas.

Sebaliknya, jika seorang pria butuh waktu lebih lama dari rata-rata untuk ejakulasi, tetapi ia dan pasangan menikmati sesi seks maraton, maka ejakulasi tertunda ini bisa menjadi bonus yang nyata.

Namun, sebagian pria memang mempermasalahkan soal durasi yang dibutuhkan untuk ejakulasi. Mereka sangat keberatan — begitu juga pasanganya.

Sementara faktor psikis sering memainkan peran besar dalam menciptakan masalah ejakulasi, itu juga kunci dalam mengatasinya.

Berikut adalah beberapa tips tentang apa yang harus dilakukan.

Secara umum ada tiga gangguan ejakulasi, yaitu:

  1. Ejakulasi dini, yang merupakan masalah yang menjadi keluhan utama para pria. Mereka ingin bertahan lebih lama saat berhubungan intim untuk memperpanjang kenikmatan, baik untuk diri sendiri maupun pasangannya.

  2. Ejakulasi tertunda. Diperkirakan 3 persen pria mengalami masalah ejakulasi ini. Mereka Tidak bisa ejakulasi sama sekali, padahal mau dan ereksinya normal.

  3. Ejakulasi mundur (retrograde ejaculation). Ejakulasi ini terjadi ketika air mani bergerak mundur ke kandung kemih alih-alih melalui uretra (tabung yang dilewati urine) dan dikeluarkan.

Mengatasi ejakulasi tertunda

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ejakulasi tertunda. Beberapa obat – seperti antidepresan – adalah penyebab umum. Bagi kebanyakan pria, pemicunya adalah usia. Seiring bertambahnya usia, ujung saraf di penis menjadi kurang sensitif.

Hal lain yang terjadi seiring penuaan adalah kemampuan ereksi juga menurun, sehingga menjadi lebih sulit untuk ejakulasi tanpa ereksi penuh. Meski masturbasi juga bisa jadi penyebab ejakulasi tertunda, tapi aktivitas ini juga bisa menjadi obat.

Namun bukan sembarang masturbasi. Terapis seks akan mendorong pria untuk berfantasi tentang pengalaman seksual dengan pasangan mereka saat masturbasi.

Dengan cara itu, seorang pria diminta mencoba untuk memperkirakan, dalam hal kecepatan, tekanan dan teknik, rangsangan yang kemungkinan besar akan dialami melalui rangsangan manual, oral, atau vagina dengan pasangannya.

Mengatasi ejakulasi dini dengan self love

Dalam hal ini, masturbasi juga bisa menjadi cara untuk memperlama durasi seksual. Mengalami orgasme berulang dapat membantu pria memiliki waktu yang lebih lama sebelum klimaks.

Beberapa orang percaya bahwa tips ejakulasi dini terbaik adalah menggandakan jumlah orgasme yang dimiliki setiap minggu. Dan jika itu tidak berhasil, gandakan lagi. Masturbasi juga dapat membantu pria belajar mengendalikan tingkat gairah, hal yang penting untuk menunda orgasme.

Trik lain adalah mengalihkan pikiran dengan memikirkan sesuatu yang membosankan atau bahkan menjijikkan untuk menunda orgasme.

Meskipun ini mungkin berhasil untuk beberapa orang, ini memiliki efek samping yang tidak menguntungkan yakni menjauhkan pria dari pasangan dan pengalaman seksual.

Jangan lupa untuk mencoba trik remas dan berhenti sebentar (squeeze and stop). Seperti namanya, teknik ini melibatkan meremas kepala penis saat orgasme mendekat.

Untuk pria yang tidak terbantu dengan teknik-teknik di atas, ada pilihan farmasi.

Beberapa obat antidepresan – inhibitor reuptake serotonin selektif, atau SSRI – diketahui menyebabkan ejakulasi tertunda. Para peneliti mencobanya sebagai cara untuk mengobati ejakulasi dini.

Baca Juga: Masturbasi Bisa Menunda Ejakulasi

Dokter mungkin akan meresepkan antidepresan untuk diminum empat sampai enam jam sebelum berhubungan. Pria yang rentan terhadap ejakulasi dini biasanya bisa bertahan lebih lama.

Apapun masalah ejakulasi kamu, ada solusinya. Kuncinya adalah mendapatkan bantuan. Tetapi kamu juga perlu berbicara secara terbuka dengan pasangan — sesuatu yang tidak disukai banyak pria.

Sebagai langkah awal kamu bisa berkonsultasi seputar problem seksualitas seperti ejakulasi dini pada ahli yang kompeten. Kamu bisa menghubungi Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp. Jangan khawatir, kerahasiaan terjamin.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya