Kontrasepsi Hormonal Bikin Haid Tidak Teratur?

Kontrasepsi Hormonal bikin haid

Faktanya kontrasepsi hormonal kombinasi justru bisa mengobati haid yang tidak teratur.

Salah satu alasan mengapa perempuan berhenti menggunakan kontrasepsi hormonal adalah karena mengalami haid tidak teratur. Ketika jadwal haid menjadi mundur atau muncul spotting sebelum jadwalnya, ini dipersepsikan sebagai reaksi penolakan tubuh atas kontrasepsi hormonal yang digunakan. Benarkah kontrasepsi hormonal bikin haid tidak teratur?

Baca Juga: Kamu Wajib Tahu, Manfaat Pakai Kontrasepsi Lebih dari Mencegah Kehamilan

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari kita bahas apa itu kontrasepsi hormonal? Kontrasepsi hormonal adalah metode mencegah kehamilan mengandalkan hormon. Umumnya hormon yang terkandung di dalam kontrasepsi hormonal adalah hormon progestin, hormon estrogen, atau kombinasi keduanya. Adapun jenis dari kontrasepsi hormonal adalah pil, spiral, dan suntik.

Ada tiga cara yang dilakukan kontrasepsi hormonal dalam mencegah kehamilan. Pertama dengan membuat lendir serviks jadi lebih kental sehingga sperma kesulitan masuk. Kedua, kontrasepsi hormonal bekerja dengan mencegah pematangan sel telur. Dan ketiga, kontrasepsi hormonal bekerja dengan cara mengkondisikan dinding rahim tidak bisa menjadi tempat yang nyaman untuk sel telur yang sudah dibuahi untuk menempel. Ketiga cara ini bisa terjadi karena adanya intervensi secara hormonal melalui kontrasepsi.

Ini tentu berdampak langsung pada siklus haid kamu dan biasanya ini terjadi di awal-awal penggunaan kontrasepsi hormonal. Tapi tak perlu kuatir, American Pregnancy Association, menyebutkan reaksi ini adalah hal yang wajar terjadi dan tidak berpotensi membahayakan jiwa. Meski hormon yang ada dalam kontrasepsi hormonal merupakan hormon tiruan atau sintetis, semuanya sudah melalui penelitian ilmiah dan dosis yang ada di dalamnya sudah dipastikan aman untuk tubuh.

Namun tetaplah waspada jika setelah menggunakan kontrasepsi hormonal, kamu mengalami pendarahan hebat atau spotting yang berkepanjangan. Segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan pendarahan yang terjadi itu apakah masih dalam kategori normal atau tidak. Pendarahan hebat atau haid yang berkepanjangan bisa menjadi indikasi adanya masalah dalam rahim atau gangguan dalam pembekuan darah.

Hal yang juga perlu diingat adalah haid tidak teratur bisa terjadi karena beberapa faktor, mulai dari stres berlebihan, pola makan yang tidak sehat, hingga olahraga berlebihan. Artinya haid yang tidak teratur bukan melulu karena pengaruh menggunakan kontrasepsi hormonal. Bahkan saat ini, kontrasepsi hormonal seperti pil KB justru memberikan manfaat membuat haid menjadi teratur bagi perempuan yang punya masalah haid. Sebab kontrasepsi hormonal ini justru membantu tubuh untuk mengendalikan ketidakseimbangan hormon yang terjadi hingga menyebabkan siklus haid menjadi tidak teratur.

Intinya jangan langsung panik jika di sebulan atau dua bulan pertama menggunakan kontrasepsi hormonal kamu mengalami haid tidak teratur. Tubuh sedang beradaptasi untuk menemukan keseimbangan atas intervensi hormon yang dilakukan kontrasepsi hormonal. Selama itu bukan pendarahan yang hebat, kamu bisa mengatasi haid tidak teratur saat menggunakan kontrasepsi hormonal dengan cara: manajemen stres dengan cara olahraga atau menulis jurnal, mengonsumsi makanan sehat agar berat badan ideal dan istirahat yang cukup.

Baca Juga: Alat Kontrasepsi Berduri Ini Cocok Banget untuk Dipakai dengan Love Instrument!

Jika kamu ingin mencari tahu lebih detail bagaimana kontrasepsi hormonal bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh, segera konsultasi langsung di HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

gejala hiv

Deteksi Gejala HIV Dari Mulut

Tanda awal HIV paling sering muncul di mulut, apa saja gejalanya? Hal pertama yang diserang oleh Human Immunodeficiency virus (HIV) adalah sistem kekebalan. Inilah yang

Read More »