Lima Fakta Menarik Mengenai Klitoris Perempuan dan Alat Kontrasepsi Terbaik untuk Merangsangnya

klitoris-dan-alat-kontrasepsi

Sulit mencapai orgasme? Kamu dan pasanganmu mungkin kurang mengenal tubuh satu sama lain. Padahal, mengenal bagian-bagian organ seksual merupakan sesuatu yang sangat penting, karena tanpa mengenalnya, kamu akan kesulitan menemukan cara untuk memberikan stimulasi seksual yang tepat. Kualitas kehidupan seksual pun jadi kurang memuaskan. Untuk membantumu dan pasanganmu mengeksplor satu sama lain dengan lebih dalam lagi, kali ini Halo DKT akan berbagi fakta menarik mengenai klitoris perempuan dan tentunya alat kontrasepsi terbaik untuk merangsangnya.

Baca Juga: 5 Kontrasepsi Non Hormonal yang Paling Populer, Mana yang Terbaik?

  • Klitoris bisa ditemukan di antara kedua bibir luar vulva
    Penasaran ingin berkenalan dengan klitoris, namun tak tahu bagaimana cara menemukannya? Kamu bisa menemukan klitoris dengan cara berikut. Ambillah cermin, kemudian gunakan tangan untuk membuka belahan kedua labia (bibir luar dari vulva) lebar-lebar, maka kamu akan menemukan sebuah tonjolan di bagian atas vulva (Nagoski, 2015). Itulah klitoris perempuan.

  • Klitoris perempuan hanya memiliki satu fungsi: memberikan kenikmatan seksual
    Berbeda dengan penis yang memiliki beberapa fungsi mulai dari buang air kecil, penetrasi vagina, ejakulasi sperma, dan pemberi sensasi seksual, klitoris hanya memiliki satu fungsi. Satu-satunya tugas klitoris adalah memberikan kenikmatan seksual bagi perempuan. Untuk menjalankan tugasnya, klitoris dilengkapi dengan kurang lebih 8000 ujung-ujung saraf yang sensitif (Hill, 2019). Jumlah tersebut bahkan melebihi total ujung-ujung saraf yang ada dalam kepala penis laki-laki. Luar biasa, kan?

  • Sebanyak 9 dari setiap 10 kegagalan orgasme terjadi akibat kurangnya stimulasi klitoris
    Faktanya, penetrasi penis ke dalam vagina saja seringkali tak cukup bagi perempuan. Sebagian besar perempuan butuh rangsangan ekstra di bagian klitoris. Bahkan, sebanyak 9 dari setiap 10 kasus kegagalan orgasme biasanya terjadi karena klitoris kurang dirangsang (Dweck & Westen, 2017).

  • Merangsang klitoris membutuhkan teknik tersendiri
    Baik jika dirangsang melalui masturbasi maupun disentuh oleh pasangan, penting untuk mengetahui apa yang disukai serta tidak disukai oleh si pemilik klitoris. Sebagai contoh, ada banyak perempuan yang tidak bisa mentolerir stimulasi langsung pada klitoris mereka saking sensitifnya area tersebut, sehingga mereka lebih memilih dirangsang pada area tudung luar klitoris (Westheimer & Lehu, 2019). Sebaliknya, ada juga yang butuh stimulasi langsung. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan mencoba dan mencari tahu apa saja yang terasa enak dan nyaman.

  • Kondom bertekstur merupakan alat kontrasepsi terbaik untuk merangsang klitoris
    Siapa bilang fungsi kontrasepsi hanya untuk mencegah kehamilan? Dengan memilih alat kontrasepsi yang tepat, kamu juga bisa menambah rangsangan ekstra ketika berhubungan intim. Kondom Fiesta Max Dotted merupakan alat kontrasepsi bertekstur ‘dotted’ alias berduri-duri halus yang bisa menambah sensasi ketika penis bergesekan dengan klitoris sebelum penetrasi ke dalam vagina. Terbuat dari bahan lateks lembut berkualitas prima, keamanannya tak perlu diragukan lagi. Kondom Fiesta Max Dotted juga sudah lulus uji elektronis dan sesuai dengan standar mutu internasional. Ingin mencobanya bersama doi? Kamu bisa menemukan kondom Fiesta Max Dotted di sini.

Baca Juga: Tiga Alat Kontrasepsi Berduri Lembut yang Mempermudah Orgasme

Itulah 5 fakta menarik mengenai klitoris perempuan dan alat kontrasepsi terbaik untuk merangsangnya. Selain itu, jika kamu masih punya pertanyaan lebih lanjut soal seks maupun kontrasepsi, kamu pun bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Tak perlu ragu untuk berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya