Lima Kebiasaan yang Bikin Penis Disfungsi Ereksi

kebiasaan-disfungsi-ereksi

Bukan hanya penyakit, kebiasaan sehari-hari ini justru picu disfungsi ereksi.

Jika selama ini kamu meyakini kalau disfungsi ereksi terjadi akibat penyakit, maka sebaiknya persepsi ini harus segera diperbaharui. Karena beberapa kebiasaan sehari-hari yang kamu lakukan justru bisa membuat penis loyo ketika berhubungan seksual alias mengalami disfungsi ereksi.

Baca Juga: Mengenal Sildenafil Sitrat, Penolong Pria yang Alami Disfungsi Ereksi

Secara harfiah, disfungsi ereksi adalah kondisi penis yang tidak bisa ereksi atau mempertahankan ereksi hingga mencapai kepuasan seksual. Artinya disfungsi ereksi tidak hanya terjadi sesekali, melainkan beberapa kali dalam satu waktu tertentu. Ini mengapa faktor pemicu disfungsi ereksi tidak hanya pada saat mendapatkan rangsangan dan adanya aliran darah penis saja, tapi juga seberapa konsisten kamu menerapkan pola hidup sehat. Karena kalau hanya masalah rangsangan dan aliran darah ke penis, seharusnya laki-laki usia muda tidak bisa mengalami disfungsi ereksi. Faktanya, menurut Urology Care Foundation, disfungsi ereksi dialami oleh 30 juta laki-laki yang belakangan justru dialami oleh mereka yang usia muda.

Lantas kebiasaan apa saja yang justru bikin penis disfungsi ereksi? Inilah 5 kebiasaan yang harus kamu hindari demi menjamin penis tetap ‘tampil’ maksimal ketika bercinta:

  1. Makan berlebihan: Kebiasaan ini akan membuat berat badan naik drastis. Apa kaitannya berat badan dengan penis disfungsi ereksi? Berat badan yang berlebihan akan membuat kadar testosteron dalam tubuh kamu merosot. Testosteron adalah elemen penting yang membuat kamu memiliki gairah seks. Kalau tidak ada gairah bagaimana penis mau bisa ereksi. Jadi segeralah ubah pola makan dengan menerapkan diet menu seimbang agar urusan bercinta tetap memuaskan.

  2. Mengabaikan stres akibat pekerjaan: Banyak orang merasa stres di tempat kerja adalah hal biasa. Faktanya jika tidak ditangani dengan baik, stres di tempat kerja bisa bermanifestasi menjadi rasa cemas atau bahkan depresi. Dan riset yang dilakukan New Jersey Urology menyebutkan, laki-laki yang mengalami kecemasan di tempat kerja lebih berisiko mengalami disfungsi ereksi. Karena ketika ereksi, penis juga membutuhkan kondisi pikiran yang rileks untuk dapat menerima serta merespon rangsangan dengan baik. Jangan lupa relaksasi diri ketika mengalami stres di kantor. Jangan malu untuk berkonsultasi dengan ahlinya jika kamu tak kunjung bisa menemukan solusi terbaik untuk penyebab stress akibat pekerjaan.

  3. Mendengkur: Jangan percaya kalau ngorok atau mendengkur adalah tanda tidur yang lelap. Faktanya sleep apnea atau gangguan tidur yang gejalanya adalah mendengkur, justru pertanda kalau kualitas tidur kamu tidak optimal. Karena kualitas tidur terganggu maka siklus normal ereksi yang terjadi pada malam hari pun jadi tidak optimal. Jika ini yang terjadi maka dapat dipastikan penis mengalami disfungsi ereksi. Konsultasi ke dokter untuk menemukan apa yang menjadi penyebab utama dari sleep apnea yang kamu alami. Dokter akan memberikan terapi pengobatan yang tepat agar kamu tidak mendengkur lagi dan kualitas tidur pun jadi terjaga. Dijamin masalah disfungsi ereksi akan hilang dengan sendirinya jika kamu bisa tidur lelap minimal delapan jam setiap malam.

  4. Malas berolahraga: Jangan mau dikalahkan oleh rasa malas bergerak alias mager. Lakukanlah aktivitas fisik atau olahraga secara rutin 3-5 kali seminggu dengan total waktu 150 menit. Tujuannya untuk memastikan kadar testosteron dalam tubuh tetap optimal. Karena malas berolahraga justru membuat testosteron menghilangkan sensasi gairah seks dari dalam tubuh kamu. Jika ini yang terjadi jangan harap penis bisa ereksi dengan optimal.

  5. Malas sikat gigi: Ternyata kondisi mulut dan gigi yang sehat akan sangat berpengaruh pada kesehatan seksual laki-laki. Penelitian membuktikan, laki-laki yang mengalami infeksi gusi alias periodontitis lebih berpotensi mengalami penis disfungsi ereksi. Karena ternyata periodontitis alias peradangan mulut bisa membuat aliran darah menjadi tidak lancar, termasuk aliran darah yang menuju ke penis. Padahal kemampuan penis untuk ereksi sangatlah bergantung pada aliran darah yang lancar. Jadi kalau ingin memiliki performa seks yang maksimal, jangan pernah malas sikat gigi.

Baca Juga: Empat Gerakan Olahraga yang Dapat Jauhkan Pria dari Disfungsi Ereksi

Jika kamu ingin mencari tahu lebih detail tentang apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah penis disfungsi ereksi, segeralah konsultasi di HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya