Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung

Dalam proses pembuatan keputusan untuk menambah anak, terkadang orangtua lupa mempertimbangkan kepentingan anak pertama mereka. Padahal, anak pertama seringkali dirugikan ketika orangtuanya tidak merencanakan keluarga dengan matang. Dengan mengikuti program Keluarga Berencana (KB) dan mengatur jarak kelahiran, hal ini bisa dihindari. World Health Organization (WHO) menyarankan jarak kelahiran ideal antara anak pertama dan anak kedua minimal 24 bulan (2 tahun). Penelitian terkini lainnya menganjurkan jarak kelahiran 3-5 tahun (Tsegaye, Shuremu, et al., 2017). Sementara itu, menurut RISKESDAS Kemenkes RI 2018, jarak kelahiran ideal adalah 4 hingga 5 tahun, karena selain rahim ibu sudah siap untuk mengandung kembali, bonding antara ibu dan anak sudah cukup kuat, sehingga anak siap untuk menjadi kakak. Artinya, semakin optimal jarak kelahiran, semakin baik.

Berikut 4 manfaat punya orang tua yang ikut program Keluarga Berencana (KB) bagi si anak sulung:

  1. Kebutuhan nutrisi dan ASI di tahap awal masa pertumbuhan lebih tercukupi
    Dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki adik di usia yang lebih dini, anak yang orangtuanya mengikuti program Keluarga Berencana (KB) memperoleh asupan nutrisi yang lebih baik dan mendapatkan ASI untuk durasi yang lebih panjang. WHO dan UNICEF sama-sama merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama usia anak, diikuti dengan kombinasi ASI dan makanan bernutrisi mulai dari usia 6 bulan hingga usia 2 tahun atau lebih. Nah, bila dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun orang tua telah memiliki anak lagi, durasi pemberian ASI si sulung akan menjadi lebih singkat.
    Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung
  2. Lebih dekat dengan orangtuanya
    Dengan menunda punya anak kedua hingga setidaknya 2 tahun, si sulung punya kesempatan untuk lebih dekat dengan Anda. Hal ini sangat penting, sebab hubungan anak dengan orang tua akan menjadi dasar bagi hubungan sosial anak dengan orang lain di masa depannya. Anak yang dekat dengan orang tuanya juga akan menjadi lebih percaya diri.
    Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung
  3. Lebih terbantu tugas-tugas perkembangannya
    Dengan jarak kelahiran optimal, orang tua lebih mampu membantu anak pertamanya untuk belajar dan mempersiapkan diri secara maksimal untuk tugas-tugas perkembangannya. Sebaliknya, jika anak terlalu cepat memiliki adik, orang tua cenderung kurang fokus mendidik si sulung. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hayes et al. di Amerika Serikat menemukan bahwa anak-anak sulung yang jarak kelahiran dengan adiknya di bawah 2 tahun cenderung lebih sering gagal dalam tes kognitif dan lebih tidak siap untuk masuk sekolah.
    Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung
  4. Secara mental lebih siap untuk memiliki adik
    Kehadiran bayi bisa jadi situasi yang mengagetkan dan sulit diterima anak kecil. Saat seorang anak mulai memiliki adik, ia harus berbagi makanan, mainan, dan perhatian dari orangtuanya. Sangat normal bagi anak kecil untuk menunjukkan rasa cemburu, mencari perhatian, serta berusaha mencubiti atau memukul adiknya ketika orang tua tidak melihat (Regan, 2019). Nah, program Keluarga Berencana (KB) bisa membantu Anda mengatur jarak kelahiran hingga si Kecil memang sudah lebih siap untuk punya adik. Ketika anak sudah agak lebih besar, Anda bisa mengobrol dengannya dan meyakinkannya bahwa Anda masih akan selalu menyayanginya meskipun ia akan memiliki seorang adik.
    Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung

Baca juga : 5 Manfaat Ikut Program Keluarga Berencana Saat Melanjutkan Pendidikan Tinggi

Itulah 4 manfaat punya orang tua yang ikut Keluarga Berencana (KB) bagi si anak sulung. Jika ingin berkonsultasi, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
WhatsApp chat