Memakai Kondom Mengurangi Risiko Keputihan Berbahaya, Benarkah?

Pada umumnya, keputihan merupakan sesuatu yang alami dan banyak dialami oleh perempuan. Jumlah dan kualitas keputihan bisa berubah-ubah sesuai dengan siklus menstruasi (Dweck & Johnson, 2017). Ini adalah suatu hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Meskipun begitu, munculnya rasa gatal, nyeri, bau tidak sedap, serta warna yang aneh dan tekstur pekat pada keputihan biasanya merupakan beberapa tanda adanya gangguan kesehatan pada organ reproduksi. Beberapa jenis infeksi yang ditandai dengan keputihan yang tidak normal di antaranya misalnya trikomoniasis, vaginitis, dan gonorrhea (Westheimer & Lehu, 2019). Salah satu solusi yang bisa membantu mengurangi risiko keputihan berbahaya akibat dari infeksi-infeksi tadi adalah dengan memakai kondom. Berikut pembahasannya.

Selain memiliki fungsi utama untuk mencegah kehamilan, kondom juga bisa mengurangi risiko penyebaran infeksi menular seksual (IMS) dan infeksi bakteri lainnya yang kerap menyerang organ reproduksi. Cara kerja kondom cukup sederhana, yaitu dengan mencegah kontak langsung antara cairan membran mukus yang terdapat di sekitar penis dan vagina. Soalnya, jika membran mukus saling bersentuhan dalam hubungan seks, IMS bisa menyebar (Perez, 2018). Jadi, fokusnya bukan hanya untuk mencegah masuknya sperma ke dalam vagina, tapi juga mencegah membran mukus dari saling bersentuhan. Membran mukus sudah ada bahkan sebelum sperma keluar melalui ejakulasi, sehingga Anda dan pasangan harus menggunakan kondom sejak awal. Begitu penis sudah tegang, pasanglah kondom. Jangan menunggu hingga sudah setengah jalan berhubungan seks dan baru memasang kondom menjelang orgasme, karena ini berarti penis dan vagina sudah saling terekspos membran mukus satu sama lain tanpa pengaman.

Ada beberapa jenis kondom yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi risiko munculnya keputihan berbahaya akibat gejala IMS. Anda yang ingin melindungi diri tanpa merasakan adanya lapisan kondom ketika bercinta bisa menggunakan kondom tipis seperti Fiesta Ultra Thin. Jika ingin perlindungan ekstra, tersedia juga varian Fiesta Ultra Safe. Di samping itu, beberapa varian lain seperti kondom Sutra Gerigi, Fiesta Dotted, dan Supreme Sensation menawarkan tekstur yang bisa menambah stimulasi ekstra dalam hubungan seks. Anda tinggal memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda saja.

Baca juga : Bahaya Menggunakan Bedak Saat Keputihan

Selain menggunakan kondom, beberapa strategi lain yang bisa turut membantu mencegah munculnya keputihan yang berbahaya dan berbagai jenis IMS antara lain dengan tidak berganti-ganti pasangan, selalu menjaga kebersihan organ reproduksi, dan memeriksakan kesehatan organ reproduksi secara rutin. Begitulah sekilas penjelasan mengapa pemakaian kondom bisa mengurangi risiko keputihan berbahaya yang muncul sebagai gejala IMS. Jika ingin berkonsultasi mengenai pencegahan IMS secara lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Chat kami melalui whatsapp whatsapp