Menstruasi Tidak Teratur di Bulan Puasa, Apakah Normal?

Menstruasi tidak teratur di bulan puasa? Sekitar 30% perempuan mengalami hal yang sama (Yavangi, Amirzargar, et al., 2013). Seringkali, ketidak-teraturan menstruasi menjadi sumber kekhawatiran bagi perempuan, sebab menstruasi kerap dijadikan sebagai tolak ukur kesehatan reproduksi dan kesuburan. Walaupun begitu, menstruasi tidak teratur di bulan Ramadan merupakan sesuatu yang normal. Berikut beberapa alasannya:

  • Pola makan berubah
    Dengan pola makan yang berubah, siklus menstruasi bisa ikut terpengaruh (Akhila, Shaik & Kumar, 2020). Saat puasa, frekuensi, waktu, dan porsi makan tentunya tak sama seperti biasa. Jenis makanan yang dikonsumsi juga bisa berbeda, dengan banyaknya pilihan takjil manis dan gorengan yang tersedia ketika berbuka. Tak mengherankan bila banyak orang mengalami perubahan berat badan secara drastis hingga berdampak pada siklus menstruasi. Jadi, tak perlu kaget bila tahu-tahu menstruasi tidak teratur.
    Menstruasi Tidak Teratur di Bulan Puasa, Apakah Normal?

  • Jam tidur berubah
    Di bulan suci Ramadan, banyak perempuan yang bangun dini hari pukul 2-3 pagi untuk mempersiapkan sahur serta tidur larut malam setelah beribadah malam. Hal ini tentunya bisa berpengaruh terhadap jam tidur. Bila jam tidur kurang dan tak sempat tidur siang, menstruasi bisa jadi tidak teratur. Soalnya, keteraturan menstruasi juga bergantung pada jam tidur yang cukup (Lim, Kim, Lee, et al., 2018).
    Menstruasi Tidak Teratur di Bulan Puasa, Apakah Normal?

  • Aktivitas sehari-hari berubah
    Tak hanya pola makan dan jam tidur, aktivitas sehari-hari yang berubah di bulan Ramadan bisa memengaruhi siklus menstruasi (Ikhsan, Siregar & Muharam, 2017). Misalnya, bila tadinya rajin berolahraga, tahu-tahu malah jadi kurang aktif karena berpuasa. Sebaliknya juga berlaku bila tadinya aktivitas sehari-hari tak begitu banyak, namun di bulan puasa jadi sangat sibuk, entah karena persiapan sahur dan buka puasa, kegiatan amal dan acara keagamaan, serta padatnya persiapan menyambut lebaran Idul Fitri.
    Menstruasi Tidak Teratur di Bulan Puasa, Apakah Normal?

  • Tingkat stres berubah
    Bulan puasa dan lebaran Idul Fitri idealnya menjadi momen baik yang ditunggu-tunggu. Akan tetapi, segala persiapannya juga bisa menguras tenaga, waktu, dan biaya, sehingga memicu stres. Bertemu dengan keluarga besar pun bisa menjadi tantangan tersendiri, apalagi bila harus berhadapan dengan pertanyaan-pertanyaan klasik yang dari beberapa anggota keluarga yang mungkin agak kurang sensitif.
    “Kapan nikah?”
    “Kok belum hamil juga?”
    “Kapan nambah anak kedua?”
    “Habis puasa kok tambah gemuk, ya?”
    Faktanya, stres pun bisa membuat menstruasi tidak teratur (Lim, Kim, Lee, et al., 2018). Dibutuhkan strategi khusus untuk tetap tenang dan mempertahankan kesehatan mental.
    Menstruasi Tidak Teratur di Bulan Puasa, Apakah Normal?

Itulah beberapa faktor yang bisa membuat menstruasi tidak teratur di bulan puasa. Dengan banyaknya perubahan yang terjadi di bulan Ramadan, tubuh pun menyesuaikan diri. Akan tetapi, hal ini tak perlu dicemaskan. Seiring dengan rutinitas yang kembali normal sesudah bulan Ramadan nanti, pola menstruasi pun seharusnya akan kembali seperti semula. Meskipun begitu, bila memang kamu khawatir, tak ada salahnya juga berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
WhatsApp chat