Menstruasi Tidak Teratur Ketika Traveling, Apakah Normal?

Menstruasi datang lebih awal atau malah terlambat? Durasinya jadi lebih panjang atau lebih singkat? Meskipun sekilas bisa membuat cemas, menstruasi tidak teratur adalah sesuatu yang normal ketika traveling. Bahkan, terkadang menstruasi bisa sepenuhnya absen.

Perubahan zona waktu, kebiasaan, dan stres yang bisa muncul saat traveling dapat memengaruhi siklus menstruasi perempuan. Menurut Dr. Alyssa Dweck, seorang spesialis ginekologi dan penulis buku populer mengenai kesehatan vagina di Amerika Serikat, pola menstruasi bisa berubah ketika seseorang sedang traveling. Soalnya, meskipun traveling itu menyenangkan, traveling juga bisa menyebabkan stres. Misalnya, ketika harus mengurus segala perintilan mengenai keberangkatan dan kepulangan, membiasakan diri dengan lingkungan yang berbeda di tempat baru, mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak biasa, serta beradaptasi dengan jam tidur yang sangat kontras dengan jam tidur dari kota asal. Stres dapat memengaruhi ovulasi dan naik-turunnya kadar hormon, sehingga siklus menstruasi ikut berubah. Oleh karena itu, tak mengherankan bila mereka yang berprofesi sebagai pramugari lebih rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi (Heidecker, Spencer, Hayes, et al., 2017).

Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk menghadapi perubahan-perubahan yang akan terjadi.

  • Siapkan pembalut, tampon, celana dalam menstruasi, atau menstrual cup, produk menstruasi manapun yang biasanya kamu gunakan, untuk berjaga-jaga bila jadwal menstruasi berubah. Dengan begitu, kegiatan jalan-jalan di kota yang baru tak akan terganggu akibat ‘bocor’ mendadak. Bagi yang biasanya mengalami nyeri menstruasi, pertimbangkan juga untuk membawa botol kompres yang bisa diisi dengan air panas serta obat-obatan untuk mengurangi rasa sakit.
    Menstruasi Tidak Teratur Ketika Traveling, Apakah Normal?

  • Pastikan bahwa asupan gizi tetap optimal dan sesuaikanlah jadwal makan dengan jadwal di kota tujuan. Tubuh lebih rentan penyakit ketika traveling dan beberapa jenis penyakit bisa memengaruhi hormon sehingga menyebabkan menstruasi tidak teratur. Kalau perlu, bawalah stok vitamin dan suplemen yang bisa mendukung kesehatanmu.
    Menstruasi Tidak Teratur Ketika Traveling, Apakah Normal?

  • Kurang tidur bisa membuat menstruasi tidak teratur (Nam, Han & Lee, 2017). Oleh karena itu, usahakan untuk memperoleh jam tidur yang cukup. Kalaupun zona waktu dari tempat asal dan tempat tujuan berbeda jauh, cobalah menyesuaikan diri dengan jam tidur di tempat tujuan secara bertahap beberapa hari sebelum berangkat traveling.
    Menstruasi Tidak Teratur Ketika Traveling, Apakah Normal?

  • Bila kamu terbiasa menggunakan metode kalender kesuburan sebagai kontrasepsi alami, pertimbangkan untuk beralih ke kontrasepsi modern di masa traveling. Soalnya, dengan siklus menstruasi tidak teratur, perhitunganmu mengenai masa subur dan masa tidak subur akan sangat mudah meleset. Kondom merupakan solusi praktis yang baik untuk digunakan dan bisa dibeli lagi dengan mudah di mana saja bila stok yang dibawa sudah habis.
    Menstruasi Tidak Teratur Ketika Traveling, Apakah Normal?

Baca juga: Bercinta Tanpa Kontrasepsi Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?

Jadi, tak perlu khawatir soal siklus menstruasi tidak teratur yang terjadi di masa traveling, sebab hal ini merupakan sesuatu yang normal. Yang penting, persiapkan diri sebaik mungkin sebelum berangkat traveling. Selain itu, jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
WhatsApp chat