Penyakit Tidak Menular yang Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi

Penyakit dari disfungsi ereksi

Tahukah kamu, ada penyakit kronis yang bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi seringkali tidak disebabkan karena faktor tunggal, melainkan ada beberapa faktor. Para ahli menyebut, disfungsi ereksi adalah hasil dari kombinasi gangguan pembuluh darah, saraf, hormonal, dan juga psikologi.

Baca Juga: Disfungsi Ereksi ada Hubungannya Dengan Ejakulasi Dini?

Terkait dengan pembuluh darah, ada beberapa penyakit tidak menular yang komplikasinya merusak pembuluh darah juga bisa memicu gangguan ereksi.

Ketahui apa saja penyakit tersebut:

  • Diabetes dan penyakit jantung

    Disfungsi ereksi banyak ditemui pada pria yang menderita penyakit diabetes melitus (tipe 2), terutama jika kadar gula darahnya selalu tinggi. Selain itu, komplikasi penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi juga berpengaruh pada impotensi.

    Diabetes dan penyakit jantung adalah dua kondisi yang terkait karena komplikasi dari diabetes adalah kerusakan pembuluh darah. Biasanya pembuluh darah di bagian penis juga terpengaruh sehingga sulit terjadi ereksi.

  • Hipertensi

    Mekanisme terjadinya disfungsi ereksi pada penderita hipertensi memang belum jelas, tetapi salah satu teori menyebut tekanan yang tinggi pada pembuluh darah kecil di penis dapat menyebabkan robekan mikroskopis di dinding pembuluh darah. Proses tersebut membuat pembuluh darah menjadi keras dan tidak bisa menyediakan suplai darah yang dibutuhkan di bagian penis untuk ereksi.

  • Kondisi psikologis
    Beberapa masalah psikologis dan kesehatan mental yang bisa membuat libido rendah dan impotensi pada pria antara lain depresi, kecemasan, gangguan stress pasca-trauma, bahkan ketidakmampuan menahan amarah.

  • Penyebab lain

    Selain itu ada beberapa kondisi lain yang juga berpengaruh pada fungsi seksual pria dan memicu disfungsi ereksi. Antara lain kadar testosteron rendah, gangguan ginjal dan saluran kemih, penyakit terkait saraf seperti stroke, epilepsi, atau penyakit Parkinson.

Kabar baiknya, penyakit tidak menular sebagian besar disebabkan karena faktor gaya hidup. Dengan kata lain, jika kita memiliki gaya hidup sehat seperti makan sehat, berolahraga, tidak merokok, dan cukup tidur, risiko-risiko tersebut bisa ditekan.

Selain itu, kemajuan teknologi kedokteran dan obat-obatan membuat kondisi disfungsi ereksi bukanlah akhir dari segalanya. Berbagai terapi dan obat kini tersedia untuk mengatasi kondisi ini.

Lakukan pemeriksaan komprehensif ke dokter untuk mengetahui faktor penyebab sehingga dapat diberikan terapi yang tepat dan optimal.

Baca Juga: Empat Gerakan Olahraga yang Dapat Jauhkan Pria dari Disfungsi Ereksi

Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya