Pil KB Bisa Mencegah Kista di Indung Telur?, Ini Alasannya!

Di samping bekerja sebagai alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, pil KB juga memiliki banyak manfaat sampingan. Salah satunya adalah untuk mencegah kista di indung telur. Manfaat ini sudah cukup dikenal dan diakui dalam berbagai penelitian di bidang kesehatan reproduksi.

Kista indung telur atau kista ovarium adalah kantung kecil berisi cairan yang berkembang dalam indung telur perempuan. Sebagian besar kista indung telur tidak berbahaya, namun bisa menimbulkan masalah apabila pecah, berdarah, atau terpilin. Kista jenis ini didiagnosis melalui riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan teknologi ultrasound. Penanganan kista bisa hanya sekadar dengan memonitor perkembangannya seiring waktu, bisa pula dengan pengobatan atau operasi pengangkatan kista untuk kasus-kasus yang lebih serius (Dweck & Westen, 2017).

Pada umumnya, orang-orang yang mengonsumsi pil KB lebih jarang mengalami pembentukan kista indung telur (Westheimer & Lehu, 2019). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika pil KB banyak digunakan untuk mencegah tumbuhnya kista. Bahkan, pil KB pun seringkali diresepkan oleh dokter sebagai penanganan untuk kista indung telur yang sudah terbentuk, sebab pil KB bisa menghambat perkembangan kista indung telur (Dweck & Westen, 2017). Pasalnya, pil KB mengandung hormon-hormon yang serupa dengan apa yang biasanya diproduksi tubuh secara alami, yakni estrogen, progesteron, atau kombinasi dari keduanya. Apa hubungan menjaga keseimbangan hormon dengan pencegahan kista indung telur? Dalam setiap siklus menstruasi yang terdiri dari kurang lebih 28 hari, perempuan biasanya melepas satu buah sel telur. Tubuh mempersiapkan proses pelepasan sel telur melalui hormon-hormon yang merangsang perkembangan sel telur dalam cangkang yang disebut dengan folikel. Masalahnya, kadang-kadang proses pelepasan sel telur ini tidak terjadi. Akibatnya, folikel terus berkembang dan akhirnya membentuk kista (Hill, 2019). Nah, dengan mengonsumsi pil KB, keseimbangan hormon menjadi lebih terjaga dan kista indung telur bisa dicegah. Meskipun begitu, pencegahan kista indung telur dengan meminum pil KB tetap harus dilakukan dengan berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu, tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Baca juga : Spotting Bukan Berarti Tak Cocok dengan Pil KB, Ini Penjelasannya

Untuk mendapatkan gambaran awal mengenai jenis pil KB mana yang paling cocok untuk kebutuhan Anda, Anda bisa berkonsultasi melalui Halo DKT, mengunjungi bidan Andalan terdekat, atau menjadwalkan kunjungan konsultasi ke puskesmas / rumah sakit.

Selain dengan mengonsumsi pil KB, apabila Anda memiliki kista indung telur tanpa keluhan apapun, Anda bisa mencegah kista berkembang lebih lanjut dengan makan makanan sehat secara teratur, berolahraga, dan tidur yang cukup (Hill, 2019). Seiring waktu, kemungkinan besar indung telur Anda akan melepas sel telur dengan teratur lagi. Jangan ragu juga untuk memonitor kista secara teratur ke dokter beberapa bulan sekali. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang Anda sampaikan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Chat kami melalui whatsapp whatsapp