Pil KB Ini Bisa Cegah Anemia

Pil kb cegah anemia

Merencanakan kehamilan tanpa khawatir gejala anemia menyerang.

Kekurangan zat besi ternyata banyak dialami oleh perempuan usia produktif. Di Indonesia pun angkanya sangat fantastis. Data poliklinik hematologic medik FKUI/RSCM 2012 mengungkapkan 40% perempuan usia 26-40 tahun mengalami anemia. Data ini semakin diperkuat oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan Kementerian Kesehatan pada 2017 yang mengungkapkan satu dari tiga ibu di Indonesia mengalami anemia. Dan 60% penyebab anemia terjadi karena kekurangan zat besi.

Baca Juga: Minum Pil KB sekaligus Mencegah Anemia, Bisa Banget!

Mengapa perempuan usia produktif rentan mengalami anemia? Siklus menstruasi, kehamilan dan masa menyusui bisa memengaruhi jumlah hemoglobin (Hb) dalam darah. Kondisi dimana Hb lebih rendah dari kondisi normal inilah yang kemudian disebut sebagai anemia. Adapun gejala umum yang biasa dirasakan adalah mudah lelah dan mengantuk, denyut jantung tidak teratur, sulit berkonsentrasi, sering sakit kepala, hingga mudah terserang penyakit karena imunitas tubuh menurun.

Lazimnya anemia bisa diatasi dengan mengkonsumsi makanan tinggi zat besi serta suplemen penambah darah. Tapi bukan berarti gejalanya tidak dapat kambuh, karena anemia bisa muncul ketika konsumsi makanan bergizi tidak terjaga. Apalagi ketika masa menstruasi anemia rentan terjadi karena tubuh kehilangan zat besi. Kondisi ini juga yang kemudian membuat banyak berpikir kontrasepsi oral seperti pil KB tidak cocok untuk perempuan dengan anemia. Benarkah demikian?

Itu hanyalah mitos. Justru penggunaan pil KB bisa membantu tubuh perempuan untuk mengatasi gejala anemia. Penelitian yang melibatkan 2.507 perempuan dari tujuh negara (Banglade, Chili, Tiongkok, Pakistan, Republik Dominika, Thailand dan Tunisia menyimpulkan, perempuan yang menggunakan KB hormonal seperti pil justru memiliki kadar Hb yang tinggi dibanding mereka yang tidak menggunakan KB hormonal.

Bahkan sekarang telah ada pil KB dengan tambahan zat besi seperti pil KB Andalan FE. Artinya pil KB ini bekerja untuk dua fungsi. Fungsi pertama untuk mencegah terjadinya kehamilan dengan cara membuat lendir vagina menjadi kental sehingga sulit dilalui oleh sel sperma. Dan fungsi kedua adalah membantu mengatasi gejala anemia, khususnya pada saat menstruasi.

Adapun kandungan zat besi pada setiap pil KB plasebonya adalah sebanyak 75mg Ferrous Fumarate dan ini sangat efektif untuk mengatasi gejala anemia pada saat haid. Kandungan ini sama dengan 24.75mg zat besi alami yang dapat membentuk serta merangsang proses pembentukan Hb. Bonus pil KB dengan tambahan zat besi ini adalah menstruasi kamu jadi lebih teratur dan mengurangi rasa sakit akibat menstruasi.

Cara konsumsi pil KB ini pun sangat praktis, yaitu diminum pada hari pertama sesuai tanda yang ada pada bagian belakang kemasan. Lalu lanjutkan konsumsinya pada hari berikutnya sesuai tanda panah pada kemasan. Untuk mendapatkan hasil optimal dalam mencegah kehamilan, sebaiknya pil KB diminum di jam yang sama setiap harinya.

Ini tentu menjadi pilihan tepat untuk perempuan aktif seperti kamu. Karena perempuan aktif dan cerdas pasti menggunakan kontrasepsi untuk merencanakan kehamilan sambil mengatasi anemia.

Baca Juga: Begini Cara Kerja Pil KB Mengatasi PCOS

Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya