Rutin Cek Infeksi Menular Seksual, Salah Satu Langkah untuk Menjaga Faktor Kesuburan Laki-laki

infeksi menular seksual

Menjaga kesuburan merupakan tindakan yang sangat penting bagi setiap orang, khususnya kamu yang ingin berkeluarga dan melanjutkan keturunan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga faktor kesuburan laki-laki. Salah satu di antaranya adalah melakukan tes pemeriksaan infeksi menular seksual (IMS) secara rutin. Berikut berbagai manfaat memeriksa status IMS secara reguler.

Baca Juga: Awas, Infeksi Menular Seksual Sifilis si Raja Singa Masih Mengintai

  • Dengan tes IMS, kamu bisa membuat rencana yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu
    Terlepas dari apakah kamu mengalami gejala-gejala IMS ataupun tidak, nggak ada salahnya memeriksakan diri. Tes infeksi menular seksual ada banyak jenisnya, mulai dari tes chlamydia, gonorrhoea, syphilis, trichomoniasis, genital herpes, dan HIV. Sebagian jenis IMS kadang muncul tanpa tanda-tanda apapun (Francis, Mthiyane, et al., 2018). Jika tidak ditangani sejak dini, IMS bisa menurunkan faktor kesuburan laki-laki. Daripada berasumsi bahwa segalanya aman-aman aja sekarang, namun panik di kemudian hari, lebih baik kamu cek IMS secara rutin. Kalau hasilnya negatif, kamu bisa bernapas lega sambil tetap mempraktekkan langkah-langkah pencegahan IMS. Kalau hasilnya positif, nggak perlu takut juga, dokter akan membantu kamu dengan memberikan penanganan yang tepat.

  • Dengan rutin cek infeksi menular seksual, kamu juga melindungi pasanganmu
    Ketika kamu menyayangi pasanganmu, tentunya kamu akan berusaha untuk memastikan bahwa ia tetap aman dan baik-baik saja. IMS tidak hanya bisa merusak faktor kesuburan laki-laki, namun bisa mengganggu kesehatan seksual dan reproduksi pasangan perempuan juga. Ini alasan mengapa orang-orang menggunakan kondom secara tepat dan konsisten serta menghindari perilaku seksual berisiko. Nah, untuk menambah perlindungan bagi pasanganmu tercinta, lakukanlah tes IMS secara rutin.

  • Saling sharing hasil tes IMS secara rutin dengan pasangan sangat baik bagi hubungan
    Setiap pasangan memiliki struktur hubungan yang berbeda-beda. Ada yang eksklusif, ada juga yang bersifat terbuka atau juga dikenal sebagai open relationship. Seperti apapun jenis hubungan yang kamu jalani, kejujuran dan keterbukaan perlu dijunjung tinggi. Saat kamu melakukan tes IMS untuk yang pertama kalinya, kamu bisa sekalian mengajak doi untuk ikut serta dan membuat kesepakatan untuk sharing hasil tes IMS secara rutin. Tujuannya bukan untuk saling menghakimi, namun justru saling menghargai. Bagaimana kalau ada salah satu pihak yang berstatus positif IMS? Apakah berarti hubungan akan langsung ‘bubar’? Nggak harus seperti itu, kok. Ingat, sebagian besar jenis IMS bisa disembuhkan asalkan ditangani dengan segera. Kalaupun kamu atau pasanganmu kebetulan memiliki IMS yang tak bisa disembuhkan, kamu tetap masih bisa memiliki kehidupan seksual yang sehat dan sejahtera selama kamu dan pasanganmu melakukan langkah-langkah penyebaran IMS yang tepat. Konsultasikanlah pada dokter agar kamu betul-betul paham mengenai tindakan yang sebaiknya dilakukan dan tindakan yang perlu dihindari.

Baca Juga: Infeksi Menular Seksual Bikin Sulit Hamil

Yuk, cegah IMS dengan rutin cek infeksi menular seksual! Caranya gimana? Tinggal datang saja ke rumah sakit atau klinik kesuburan. Kamu bisa menelepon terlebih dahulu untuk membuat janji. Selain itu, jika kamu masih punya pertanyaan lebih lanjut mengenai topik ini, kamu pun bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Tak perlu ragu untuk berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

keunggulan kondom

4 Keunggulan Kondom Berbahan Lateks

Kondom berbahan lateks memiliki pori-pori yang sangat kecil sehingga transmisi segala mikroba atau patogen bisa diminimalisir. Fungsi kondom sebagai kontrasepsi dan mencegah terjadinya infeksi menular

Read More »