Infeksi Menular Seksual Bikin Sulit Hamil

Ada 3 jenis infeksi menular seksual yang sering dikaitkan dengan sulit hamil.

Tahukah kamu kalau infeksi menular seksual adalah salah satu penyebab sulit hamil? Kok bisa, memang bagaimana sebenarnya kaitan antara infeksi menular seksual dengan kemampuan untuk hamil?

Baca Juga: Benarkah Infeksi Menular Seksual Meningkatkan Risiko HIV?

Infeksi menular seksual yang tidak diobati akan menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah membuat pria dan wanita yang terinfeksi menjadi tidak subur. Pada pria, infeksi menular seksual atau IMS yang tidak diobati akan membentuk jaringan parut di saluran reproduksinya, yaitu di saluran ejakulasi dan uretra. Jaringan parut tersebut kemudian menghambat saluran dan menyebabkan pria mengalami kemandulan.

Sedangkan pada wanita, infeksi menular seksual yang tidak diobati menyebabkan infeksi peradangan panggul atau pelvic inflammatory disease (PID). Inilah yang kemudian membuat jaringan parut di tuba falopi dan organ reproduksi lainnya. Alhasil sel telur dan sperma tidak dapat bertemu sehingga tidak terjadi pembuahan. Atau kalaupun terjadi pembuahan, jaringan parut yang ada di dalam tuba falopi akan membuat embrio tidak bisa mencapai rahim. Ini kemudian meningkatkan risiko terjadinya kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan.

Kehamilan ektopik bisa menyebabkan pendarahan serta nyeri panggul yang hebat. Tak hanya itu, kehamilan ektopik juga sangat berbahaya karena janin tidak dapat berkembang normal, plus menyebabkan kerusakan tuba falopi. Jika saluran tuba falopi rusak maka tidak ada yang menghubungkan antara indung telur dengan rahim. Artinya persentase terjadinya kehamilan pun menurun drastis.

Adapun infeksi menular seksual yang bisa berujung pada sulit hamil jika tidak diobati adalah :

  1. Gonore: Infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri ini sering kali tidak menimbulkan gejala yang spesifik pada wanita. Wanita yang mengalami gonore sangat berpotensi mengalami PID. Jika tidak diobati membuat infeksi meluas hingga ke saluran indung telur lalu terjadilah perlengketan akibat nanah karena infeksi. Maka sudah dapat dipastikan pembuahan sel telur tidak mungkin terjadi dan wanita yang terinfeksi menjadi sulit hamil.
  2. Klamidia: Jika tidak diobati, klamidia juga menyebabkan terjadinya PID. Bahkan CDC menyebutkan kalau 10-15% infeksi klamidia pada wanita yang tidak diobati, dipastikan akan menjadi PID. Apabila klamidia dan PID tidak kunjung diobati maka berujung pada kerusakan pada tuba falopi, rahim dan organ reproduksi lainnya. Maka persentase sperma untuk dapat membuahi sel telur menjadi sangat kecil.
  3. HIV: Yang terjadi ketika tubuh terinfeksi HIV adalah sistem imun tubuh menurun dan inilah yang kemudian memperburuk infeksi menular seksual. Imunitas yang menurun juga berdampak langsung pada fertilitas atau kesuburan perempuan. Padahal jika tertangani dengan baik, pasien HIV tetap bisa memiliki kualitas hidup yang baik. Kualitas hidup yang baik ini juga meliputi peluang yang tinggi untuk hamil dan melahirkan anak yang tidak terinfeksi HIV. Tapi ingat, semua ini bisa tercapai jika HIV diobati!

Salah satu faktor yang membuat infeksi menular seksual sering kali tidak diobati adalah karena tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Ini artinya penting bagi kamu yang sudah aktif secara seksual untuk melakukan skrining infeksi menular seksual secara rutin setiap tahunnya. Dengan begitu, ketika ditemukan adanya infeksi menular seksual maka bisa segera diobati sampai tuntas. Alhasil risiko sulit hamil pun bisa diminimalisir.

Adapun salah satu cara untuk memproteksi diri dari infeksi menular seksual adalah menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual. Pilihlah kondom berbahan lateks yang sudah terbukti tidak dapat ditembus oleh penyebab patogen infeksi menular seksual. Penggunaan kondom tidak hanya saat penetrasi vagina tapi juga seks oral. Tenang jangan langsung membayangkan aktivitas seks oral jadi tidak seru dengan tetap memakai kondom, pilihlah yang beraroma seperti kondom Fiesta. Dijamin aromanya akan menambah gairan seks oral kamu.

Baca Juga: Bisakah Tertular Infeksi Menular Seksual dari Toilet Umum?

Jika kamu ingin mencari tahu lebih detail bagaimana melindungi diri dari infeksi menular seksual yang bisa bikin sulit hamil, segeralah konsultasi langsung di HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp. Tenang, segala informasi pribadi akan dijaga dengan baik. Jadi jangan ragu untuk konsultasi ya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya