Siklus Menstruasi Tidak Teratur, bisa Dibantu dengan Pil KB?

Siklus menstruasi tidak teratur

Betul, pil KB bisa membantu mengatasi siklus menstruasi tidak teratur yang disebabkan oleh PCOS. Perlu konsultasi ke dokter dulu, ya.

Ada yang bilang, kalau siklus menstruasi tidak teratur bisa diobati dengan pil KB. Benar gak sih? Ada benarnya. Tapi, gak semua gangguan siklus haid bisa dibantu dengan pil KB. Jadi, jangan langsung mengobati diri sendiri dengan minum pil KB tanpa pengawasan dokter ya, karena perlu diketahui dulu penyebab gangguan siklus haid yang kamu alami.

Baca Juga: Menstruasi Normal Berapa Hari?

Yup, ada banyak penyebab gangguan siklus haid. Salah satu penyebab yang paling umum adalah PCOS atau sindrom ovarium polikistik. Apa tuh PCOS? Yuk simak penjelasannya.

Siklus Menstruasi Tidak Teratur akibat PCOS

Pada dasarnya, PCOS adalah kelainan hormonal pada perempuan usia reproduktif. Ada 3 ciri khas PCOS: siklus menstruasi tidak teratur, kadar androgen yang berlebihan, dan terbentuknya polikistik pada indung telur atau ovarium. Kalau kamu memiliki 2 dari 3 ciri tersebut, kemungkinan besar kamu memiliki PCOS.

Siklus menstruasi tidak teratur adalah gejala PCOS yang paling umum. Perempuan dengan PCOS biasanya memiliki siklus haid yang lebih lama/jarang. Jarak antar periode menstruasi lebih dari 35 hari, bahkan sampai 2-3 bulan. Bisa jadi, menstruasi dalam setahun kurang dari sembilan kali. Dan ketika menstruasi, biasanya darah haid banyak.
Peningkatan kadar androgen banyak dialami oleh pejuang PCOS. Tanda-tandanya cukup mudah dikenali. Yaitu bulu yang berlebihan pada wajah dan tubuh (hirsutisme), kadang juga disertai jerawat berat karena wajah sangat berminyak, dan kebotakan yang menyerupao pola botak pada laki-laki (area dahi dan/atau ubun-ubun).

Dua tadi adalah gejala yang bisa langsung dirasakan. Ada juga gejala yang tidak tampak secara fisik, tapi bisa terlihat melalui pemeriksaan USG. Bila dilihat dengan USG, indung telur tampak membesar, dan di dalamnya terdapat folikel-folikel sel telur yang membesar, seperti untaian mutiara. Jadi, folikel yang mengelilingi sel telur membesar, tapi tidak terjadi pematangan sel telur. Ini terjadi karena terjadi ketidakseimbangan antara androgen dengan estrogen – progesteron.

Inilah yang membuat siklus menstruasi kamu jadi tidak teratur. Dan, akibat adanya gangguan pematangan sel telur, maka kesuburanmu pun terganggu. Ya, karena tidak ada sel telur matang yang dilepaskan dari ovarium ke tuba fallopi untuk dibuahi sperma.

Betulkah Pil KB bisa Membantu?

Ya. Pil KB bisa membantu, bila siklus menstruasi tidak teratur yang kamu alami disebabkan oleh PCOS. Pil KB mengandung hormon estrogen dan progesteron sintetik. Misalnya Pil KB Andalan, yang mengandung estrogen sintetik Ethinylestradiol dan progesteron sintetik Levonogestrel dalam dosis kecil sehingga lebih aman.

Nah, estrogen dan progesteron pada Pil KB Andalan akan mengimbangi kadar testosteron dalam tubuhmu. Dengan demikian, kadar hormon dalam tubuhmu bisa mencapai keseimbangan seperti seharusnya.

Dengan seimbangnya kadar hormon, maka gangguan yang muncul akibat androgen berlebih pun perlahan menghilang. Siklus haid kamu bisa kembali teratur, dan gangguan pematangan sel telur pun bisa teratasi.

Bonusnya, kulitmu jadi lebih glowing. Pertumbuhan rambut di wajah bisa berkurang, dan minyak pada kulit wajah pun lebih terkendali. Efek dominonya, jerawat pun bisa ikut berkurang.

Tentu saja, dokterlah yang bisa mendiagnosis PCOS, dan meresepkan pil KB bila dibutuhkan. Untuk itu, kamu perlu berkonsultasi ke dokter bila mengalami gangguan siklus haid.

Baca Juga: Lima Problem Menstruasi yang Lazim Terjadi

Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya