Waspada: Infeksi Menular Seksual Ini Sering Mengintai Perempuan!

Infeksi menular seksual perempuan

Ketahui apa saja gejala infeksi menular seksual pada perempuan.

Salah satu faktor yang membuat perempuan rentan mengalami infeksi menular seksual adalah bentuk vagina. Pertama, bentuk vagina yang berupa lendir atau mukosa membuat virus serta bakteri lebih mudah untuk menembusnya. Kedua mukosa pada reproduksi perempuan bentuknya seperti kantong, sehingga virus dan bakteri berpeluang untuk tinggal lebih lama. Maka kesempatan virus dan bakteri untuk menginfeksi pun jadi lebih besar.

Baca Juga: Kok Perempuan Lebih Rentan Alami Infeksi Menular Seksual? Ini Alasannya

Adapun beberapa jenis infeksi menular seksual yang sering kali mengintai perempuan adalah HPV, sifilis, gonorrhea, dan klamidia. Lantas apa dan bagaimanakah penyakit-penyakit ini bisa berbahaya bagi perempuan? Berikut penjelasannya:

  1. HPV atau Human Papillomavirus:

    Virus ini menyerang permukaan kulit yang kemudian menginfeksi. Virus dapat ditularkan melalui hubungan seksual dan bersentuhan langsung dengan pengidap. Ada banyak jenis virus dari HPV tapi ada beberapa yang menjadi penyebab kanker serviks. Sering kali HPV tidak bergejala dan kalaupun bergejala adalah berupa kutil di berbagai bagian tubuh, mulai dari lengan, mulut, tungkai, sampai area kelamin. Kabar baiknya, saat ini sudah ada vaksin HPV yang bisa memutus penularan virusnya.

  2. Sifilis:

    Infeksi menular seksual ini disebabkan oleh bakteri spirochete. Bakteri menembus mukosa dan kemudian menginfeksinya. Setelah itu infeksi akan bermanifestasi menjadi sariawan di area mukosa seperti mulut dan vagina. Karena berada di mulut, maka penularannya pun bisa melalui ciuman. Biasanya sariawan yang disebabkan oleh bakteri ini akan hilang dengan sendirinya tanpa diobati. Tapi pada beberapa kemudian ia akan muncul kembali dan menyebabkan reaksi yang sistemik seperti ruam di telapak tangan dan kaki. Selain ruam, gejala lainnya adalah rambut rontok, radang tenggorokan, demam, hingga sakit kepala.

  3. Gonorrhea:

    Infeksi ini disebabkan oleh bakteri Neisseria Gonorrhoeae yang ditularkan melalui hubungan seksual. Bakteri ini paling nyaman tinggal dan berkembang biak di vagina dan serviks. Pada level dini, gonorrhea sama sekali tidak bergejala dan membuatnya tidak terobati. Karena tidak diobati maka gejalanya pun bertambah menjadi terasa panas saat buang air kecil, keluar cairan dari vagina berwarna kekuningan, area vagina mengalami ruam dan bengkak, terasa gatal dengan sensasi seperti terbakar.

    Sebenarnya infeksi menular seksual ini sangat mudah untuk dicegah. Karena bakteri ini paling banyak ada di vagina dan serviks maka penggunaan kondom sangat efektif untuk mencegah penularan. Dan karena bakterinya juga ada area tenggorokan, maka menjadi penting juga untuk menggunakan kondom saat melakukan oral seks. Pilihlah kondom berbahan lateks dengan aroma yang menambah gairah seperti Kondom Fiesta Beraroma.

  4. Klamidia:

    Sama seperti gonorrhea, Klamidia juga disebabkan oleh bakteri yang sangat suka berkembang biak di serviks, saluran kencing, tenggorokan dan anus. Bakteri ini bisa menginfeksi laki-laki dan perempuan, hanya saja pada perempuan sering kali tidak bergejala. Adapun gejala yang biasanya muncul adalah peradangan di area saluran kencing dan serviks, nyeri perut dan vagina mengeluarkan cairan putih. Jika tidak diobati, klamidia bisa bermanifestasi menjadi radang panggul dan infertilitas.

    Cara pencegahannya mirip dengan gonorrhea yaitu dengan menggunakan kondom setiap kali bercinta. Sedangkan untuk pengobatannya adalah dengan pemberian antibiotik.

Melihat bagaimana kondom memiliki peranan penting dalam memutus mata rantai infeksi menular seksual, maka mulai hari ini lebih tegaslah meminta pasangan untuk menggunakan kondom setiap kali bercinta!

Baca Juga: Empat Fakta Infeksi Menular Seksual Pada Ibu Hamil

Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya