Bisakah Disfungsi Ereksi Disembuhkan?‎

disfungsi ereksi

Lengkapi pengobatan disfungsi ereksi dengan menerapkan gaya hidup sehat agar disfungsi ereksi tak ‎datang lagi.‎

Pada saat pria tidak dapat ereksi atau tidak bisa mempertahankan ereksinya hingga mencapai kepuasan ‎seks, maka yang dirasakan adalah kekecewaan dan penyangkalan. Karena dua reaksi emosional itu, ‎alhasil banyak pria yang malu untuk meminta pertolongan medis dari dokter. Alhasil kondisinya bisa ‎berujung pada disfungsi ereksi dan depresi.‎

Sebenarnya wajar saja kalau pria merasa malu ketika tidak dapat ereksi saat berhubungan seksual. ‎Kondisi tidak dapat ereksi atau mempertahankan ereksi dalam dunia medis disebut sebagai disfungsi ‎ereksi. Hal ini sebenarnya sangat wajar dialami para pria, bahkan banyak penelitian menegaskan kalau ‎setidaknya ada satu kali pria mengalami disfungsi ereksi dalam hidupnya. Adapun pertanyaan besar yang ‎‎“hinggap” di kepala para pria ketika menyadari dirinya tidak bisa ereksi atau bahkan mengalami disfungsi ‎ereksi adalah bisakah ini disembuhkan?‎

Baca Juga: Wahai Para Istri, Lakukan Ini Saat Suami Alami Disfungsi Ereksi

Journal of Sexual Medicine menyebutkan tingkat kekambuhan disfungsi ereksi mencapai 29% setelah ‎lima tahun berhasil diobati. Meski memiliki potensi untuk kambuh, namun bukan berarti disfungsi ereksi ‎tidak bisa disembuhkan. Sebelum membahas lebih detail, ada baiknya kamu mengetahui bahwa ada dua ‎tipe dari disfungsi ereksi.‎

Pertama adalah disfungsi ereksi primer, di mana pria yang mengalami ini tidak pernah merasakan atau ‎mempertahankan penisnya berereksi. Tipe ini sangat jarang sekali. Sedangkan yang kedua adalah ‎disfungsi ereksi sekunder. Tipe ini adalah yang paling banyak dialami oleh pria. Disfungsi ereksi sekunder ‎adalah ketidakmampuan pria untuk ereksi atau mempertahankan ereksi secara tiba-tiba. Pada disfungsi ‎ereksi sekunder, kondisi ini biasanya hanya terjadi sementara sehingga sangat bisa disembuhkan. ‎Sedangkan pada disfungsi ereksi primer, membutuhkan pengobatan medis yang intensif.‎

Setidaknya ada tiga faktor yang wajib ada saat menjalani pengobatan disfungsi ereksi:‎

  • Menemukan sumber masalah disfungsi ereksi. Ada beragam penyebab terjadinya disfungsi ‎ereksi, karena itu wajib berkonsultasi ke dokter. Pengobatan terbaik adalah yang mengatasi ‎penyebab utamanya. Disfungsi ereksi sendiri bisa terjadi karena penyumbatan di area arteri ‎misalnya. Dan jika penyumbatan itu terjadi di penis maka dapat dipastikan tidak optimalnya ‎aliran darah yang kemudian menyebabkan disfungsi ereksi.
  • Mendapatkan terapi obat yang tepat. Setelah dokter menemukan penyebab utama terjadinya ‎disfungsi ereksi. Jika memang dibutuhkan, dokter akan memberikan obat dengan kandungan ‎sildenafil sitrat untuk membuat aliran darah maksimal ke penis hingga terjadi ereksi. Tak hanya ‎itu sildenafil sitrat juga akan membuat otot polos di penis lebih rileks sehingga bisa tetap ereksi ‎hingga mencapai orgasme. Adapun contoh obat yang mengandung sildenafil sitrat adalah ‎Topgra 100mg.‎
  • Melakukan konsultasi ke psikolog. Penyebab disfungsi ereksi bisa karena banyak faktor, termasuk ‎psikologis. Apalagi sering kali setelah menyadari dirinya tidak bisa prima saat berhubungan ‎seksual, biasanya ini menjadi pemicu stres serta kecemasan baru bagi pria. Karena itu jika dirasa ‎perlu, dokter juga akan melengkapi terapi pengobatan dengan mengatasi kecemasan hingga ‎mengembalikan rasa percaya diri pria.‎

Agar disfungsi ereksi yang sudah terobati tidak datang kembali, kamu juga perlu melakukan beberapa hal. ‎Saat menjalani terapi obat, sebaiknya kamu menerapkan pola hidup sehat. Karena disfungsi ereksi yang ‎bisa menjadi indikasi awal dari sebuah penyakit seperti diabetes hingga darah tinggi. Itu mengapa ‎pengobatan disfungsi ereksi juga seringkali dilengkapi dengan diet sehat.

Baca Juga: Disfungsi Ereksi ada Hubungannya Dengan Ejakulasi Dini?

Lengkapi juga pengobatan disfungsi ereksi dengan latihan otot dasar panggul. Otot bagian ini tak hanya ‎memastikan kamu bisa buang air kecil tapi juga ejakulasi ketika berhubungan seksual. Kabar baiknya, ‎penelitian membuktikan latihan otot dasar panggul juga membuat ereksi menjadi optimal. Untuk lebih ‎detail tentang bagaimana latihan ini bisa kamu lakukan, informasinya ada di link ini.

Jangan lupa untuk melibatkan pasangan dalam proses pengobatan disfungsi ereksi. Tidak hanya untuk ‎membuat hubungan asmara kembali bergelora tapi juga agar kamu dan pasangan kembali menemukan ‎rasa percaya untuk bisa saling memuaskan saat berhubungan seksual.

Jika kamu ingin mencari tahu lebih detail lagi tentang bagaimana menjaga kualitas hubungan seks yang ‎optimal yuk konsultasi langsung di HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ‎ke 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp. Tenang segala informasi pribadi ‎akan dijaga dengan baik, jadi jangan ragu untuk berkonsultasi ya.‎

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

menstrual cup

Cara Cakap Gunakan Menstrual Cup

Bagi pemula, menggunakan menstrual cup memang jadi tantangan tersendiri. Kebiasaan baru menggunakannya dengan mengubah kebiasaan lama menggunakan pembalut atau tampon yang sudah bertahun-tahun dilakukan, memang

Read More »